Padang,PRnewspresisi.com – Sebuah boat yang mengangkut puluhan penumpang tujuan Pulau Pagang dilaporkan karam di perairan Bungus, Kota Padang, pada Selasa pagi (sekitar pukul 08.00 WIB). Peristiwa tersebut terjadi di antara kawasan Batu Peti dan Seronjong, tidak jauh dari titik keberangkatan di Sungai Pisang.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, boat berangkat dari Sungai Pisang menuju kawasan wisata Pulau Pagang. Namun dalam perjalanan, kapal diduga mengalami kelebihan muatan (over kapasitas), sehingga air masuk ke dalam badan boat dan menyebabkan kapal karam.
Operator boat diketahui ND (30), warga Sungai Pisang. Sementara pemilik boat, WW (35), merupakan anggota TNI-AD yang juga berdomisili di Sungai Pisang.
Boat tersebut mengangkut sedikitnya 25 orang penumpang yang berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jambi, Sijunjung, Riau, hingga Ujung Gading. Dari data yang diperoleh, penumpang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak.
Beruntung, dalam kejadian ini seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Meski demikian, para korban mengalami syok dan kelelahan, sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas Bungus untuk mendapatkan perawatan medis.
Dari hasil sementara, diketahui bahwa para penumpang tidak menggunakan alat keselamatan seperti life jacket atau pelampung saat kejadian berlangsung, yang memperbesar risiko dalam insiden tersebut.
Petugas dari Satpolairud Polresta Padang segera bergerak cepat setelah menerima laporan, dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan saksi, mengevakuasi korban, serta melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.
Kasat Polairud Polresta Padang, AKP Dasrul, S.H., mengimbau kepada masyarakat dan operator transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak melebihi kapasitas angkut, serta memastikan seluruh penumpang menggunakan alat keselamatan sebelum berlayar.
“Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Bahtiar (Jambi), Edi (Jambi), Sulnadi (Jambi), Rizki (Jambi), Masitoh (Jambi), Abisat (Jambi), Suryatman (43), Ujung Gading, Jumiatni (45), Subarni (45), Sila Anggraini (16), Hari Suganda (22), Wanda (22), Aidil Fitra (30), Sijunjung, Deki Aswaranto (20), Riau, Sintia Amelia (26), SijunjungSinta Sulistia (24), PinangAhmad Wijaini (30), PinangFaiz Duhaini (4), Pinang Susilawati (41), Dini Miftahul (13), Cika Miftahul (9)Wahid (24), BangkoIrma (17), Sofir (17), Titin (25). (Malin)











