Agam,PRnewspresisi.com—Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN ) Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok melaksanakan study tiru ke Nagari Simarasok Kecamatan Basa Kabupaten Agam pada Jum’at ( 29 / 12 / 2023 ).
Study tiru kali ini dalam rangka melihat managemen pengelolaan desa wisata yang ada di Nagari Simarasok ujar Yanti Ernoza selaku Ketua LPMN Panyakalan mengawali sambutannya Dihadapan Wali Nagari Simarasok Muhammad Nurzen yang menerima rombongan LPMN Panyakalan di kantornya.
Lebih lanjut Yanti juga menyampaikan studi tiru ini juga mengikut sertakan beberapa pelaku wisata Nagari Panyakalan. Diantaranya pemilik homestay Azian, Batik Minang, serta beberapa kelompok UMKM lainnya.
” Adapun kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan pembinaan dan pendampingan Desa Wisata yang sebelumnya sudah dilaksanakan bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok” ujarnya.
Dengan melihat dan mendengar langsung bagaimana perjalanan dari pelaku desa wisata yang sudah berhasil mengelola Nagarinya menjadi tujuan wisata yang berkelanjutan semoga bisa jadi motivasi bagi pengelola desa wisata Panyakalan kedepannya. Pungkas Yanti.

Ketua Pokdarwis Nagari Simarasok Ifnaldi sekaligus perintis wisata di nagari tersebut membeberkan bagaimana perjuangannya dalam mengelola potensi yang ada di Nagarinya. Dari sebuah nagari yang tidak dilirik oleh wisatawan menjadi tujuan wisata baik wisatawan domestik maupun manca negara.
Kami merintis desa wisata simarasok ini dari tahun 2013 secara swadaya ujar Ifnaldi, hal itu berjalan hingga 5 tahun. Baru 2018 kami membentuk pokdarwis dapat pembinaan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Agam.
Dalam rentang waktu panjang tersebut tidak membuat kami surut mewujudkan mimpi menjadikan Nagari Simarasok jadi desa wisata yang diperhitungkan wisatawan.
Alhamdulillah 3 tahun belakangan ini kami dapat perhatian dan suntikan dana dari Nagari sambil berjalan kami juga banyak menerima tamu baik itu dari kalangan mahasiswa maupun turis manca negara dalam berbagai paket wisata yang kami tawarkan ujar Ifnaldi menerangkan.
Saat ini semua pelaku wisata Nagari Simarasok sudah bisa mendapatkan manfaat dari setiap kunjungan tamu. Mulai dari homestay, UMKM bahkan pedagang pasar pun ikut merasakan. Tak jarang kami membawa tamu sambil berbelanj juga melihat aktifitas pedagang di pasar.
Selanjutnya desa wisata Simarasok juga mengikuti berbagai ajang lomba. Bahkan untuk ADWI 2023 kami masuk di posisi 300 besar. Ucap Ifnaldi mengakhiri.
Wali Nagari Simarasok. Muhammad Nurzen. Menyatakan bahwa dalam mewujudkan sebuah desa wisata yang berkelanjutan harus adanya kerjasama dari semua elemen masyarakat itu sendiri.
Dalam program kerja saya sebagai wali nagari yakni membangun dari segala lini. Tidak ketinggalan desa wisata. Kami dari pemerintahan nagari tidak saja memberikan modal kepada pokdarwis dalam mengembangkan desa wisata namun juga terlibat langsung dalam mempromosikannya.
Saya sendiri bahkan setiap ada pertemuan mulai dari Kecamatan. Provinsi bahkan hingga ke pusat selalu mempromosikan kalau di Nagari Simarasok ada berbagai paket wisata yang bisa memanjakan pengunjung.
Seperti pemandian batu putih, arung jeram. Gua atau ngalau selain itu juga ada wisata belanja seperti bordiran., aneka kuliner, yang bisa dinikmati dan dijadikan oleh oleh oleh wisatawan yang berkunjung ke Simarasok.(Ocha)