Sulit Air,PRNewspresisi.com— Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok memiliki sebuah Madrasah yang di bilang sudah cukup tua dan sampai sekarang masih eksis dari masa ke masa.
Dalam hal ini ketua panitia, Fauzan memaparkan bahwa Peringatan Milad 1 Abad Pendidikan Agama PSA yang digelar pada 24 Maret 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna, dihalaman Madrasah PSA (Selasa, 24/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat, alumni, tokoh adat, serta tokoh agama sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang pendidikan agama di nagari tersebut.
Peringatan satu abad ini menjadi tonggak sejarah penting bagi masyarakat Nagari Sulit Air, mengingat PSA telah berdiri sejak tahun 1926 dan berperan besar dalam membentuk karakter, akhlak, serta keimanan generasi.
Dalam kegiatan Milad 1 Abad PSA bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi atas kontribusi para pendiri, guru, dan masyarakat
yang telah mendedikasikan diri dalam membangun pendidikan agama di kampung halaman.
Selain mengenang jasa para pendahulu, kegiatan ini juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat dan alumni untuk kembali memperkuat peran dalam menjaga keberlangsungan pendidikan agama di tengah tantangan zaman.

Panitia juga menyoroti kondisi sosial saat ini, di mana banyak generasi muda memilih merantau sehingga berdampak pada keberlanjutan kehidupan sosial dan pendidikan di nagari.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat, alumni, dan pemerintah nagari untuk menghidupkan kembali potensi lokal, termasuk dalam bidang pendidikan agama.
Lebih lanjut, pengurus yayasan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan PSA melalui program pendidikan berbasis agama yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang berlandaskan prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
“Milad 1 Abad PSA ini bukan hanya perayaan, tetapi pengingat bahwa pendidikan agama
adalah tanggung jawab bersama. PSA tidak akan hilang karena kekurangan fasilitas, tetapi bisa hilang jika kita kehilangan kepedulian. Karena itu, mari kita jaga dan hidupkan bersama,”
Melalui momentum satu abad ini, diharapkan PSA terus menjadi pusat pendidikan yang
melahirkan generasi beriman, berakhlak, serta mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat, ujar Fauzan.
Tampak hadir di acara milad tersebut, Wali Nagari Sulit Air, Ketua BPN Sulit Air, Ketua Yayasan PSA, Keluarga Besar Rosma Rais, Alumni PSA, Kepala Sekolah PSA yang pernah mengabdi dahulunya, serta Majelis Guru, dan para Undangan.
Kegiatan di tutup dengan pemotongan Kue dan Pelepasan Balon ke Udara Oleh Keluarga Rosma Rais, Ketua Yayasan, Wali Nagari Sulit Air, dan kepala Sekolah. (Hendrik)











