PANGKALAN BALAI,PRnewspresisi.com – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Banyuasin bersama Pengurus Masjid Nurul Ikhwan mulai mematangkan koordinasi guna menyambut agenda penutupan Safari Ramadhan 1447 H Kabupaten Banyuasin.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Masjid Nurul Ikhwan, Talang Kacang, Kelurahan Kedondong Raye, pada Jumat (27/02/2026) malam.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Drs. Amirunnas, M.Pd., selaku Ketua Pelaksana, fokus pada teknis penyambutan Bupati Banyuasin, Dr. Askolani, S.H., M.H., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Acara puncak penutupan Safari Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 mendatang.
Ketua Pelaksana memastikan seluruh aspek persiapan, mulai dari protokoler hingga teknis lapangan, telah dikaji secara mendalam. Selain Bupati, acara ini dikabarkan akan dihadiri oleh Kapolres, Dandim, Kajari, serta seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan di wilayah Banyuasin III.
”Sinergi antara IKM Banyuasin dan pengurus masjid selaku panitia lokal terus diperkuat. Kami ingin memastikan agenda penutupan ini berjalan dengan khidmat dan memberikan kesan positif bagi seluruh tamu undangan,” ujar Amirunnas dalam arahannya.
Rangkaian acara dijadwalkan dimulai pukul 17.00 WIB dengan prosesi penyambutan budaya yang meriah.
Pemuda IKM Banyuasin III
akan menampilkan atraksi alat musik Tambua Tasa khas Pariaman yang dipadukan dengan kesenian Hadrah sebagai simbol penghormatan kepada rombongan Bupati dan pejabat daerah.
Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhwan, H. Firmansyah Shahab, S.Ag., M.M., menegaskan komitmen pihaknya untuk menyediakan jamuan yang layak bagi para tamu. Ia menyatakan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama pihak Pemerintah Kecamatan Banyuasin III guna menyesuaikan agenda dengan standar protokol pemerintah daerah.
”Sebagaimana tradisi Safari Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, kami selaku tuan rumah akan memberikan pelayanan terbaik. Agenda akan diisi dengan ceramah agama menjelang Maghrib, buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan salat berjamaah dan makan malam bersama,” jelas Firmansyah.
Di sisi lain, Koordinator Acara, H. Syamsir, S.Ag., M.Si., mengungkapkan keunikan jamuan kali ini yang akan mengusung sistem prasmanan khas Minang atau dikenal dengan istilah “Prancisan”. Menu masakan tersebut akan disiapkan langsung oleh Bundo Kanduang IKM Banyuasin III di bawah koordinasi Ketua IKM Banyuasin III, H. Rahman, S.Kom., dan Ketua Bundo Kanduang, Hj. Era Yulia.
Momentum ini dinilai bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Selain agenda silaturahmi, Bupati Banyuasin juga dijadwalkan akan menyerahkan bantuan operasional secara simbolis untuk kemakmuran Masjid Nurul Ikhwan.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas organisasi, penutupan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Ikhwan diharapkan menjadi simbol persatuan dan syiar Islam yang kuat di Kabupaten Banyuasin.











