Koto Laweh, PRnewspresisi.com – Setelah menjalani rangkaian kegiatan selama tiga pekan, SMPN 5 Lembang Jaya resmi menutup kegiatan Pesantren Ramadhan dengan pemberian hadiah kepada siswa-siswi yang meraih juara dalam berbagai lomba. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Mushalla Daarul Ilmi pada Sabtu (14/03/2026) dan ditutup secara resmi oleh kepala sekolah.
Ketua Panitia Pesantren Ramadhan, Nofri Anten, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh siswa yang telah mengikuti kegiatan dengan baik.
Ia menyebutkan bahwa selama kegiatan berlangsung, para siswa telah mendapatkan banyak pembelajaran keagamaan yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Selama kegiatan Pesantren Ramadhan ini, kalian telah mendapatkan berbagai materi, mulai dari tata cara berwudhu, khutbah, sumbang duo baleh, penyelenggaraan sholat jenazah, setor ayat Al-Qur’an hingga tadarus bersama. Semua proses pembelajaran tersebut nantinya juga akan menjadi bagian dari penilaian dalam rapor,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setelah kegiatan berakhir, seluruh siswa diharapkan dapat saling bermaafan serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti Pesantren Ramadhan.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Lembang Jaya Soni Agustian,S.Pdi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan Pesantren Ramadhan dapat berjalan dengan baik hingga penutupan.
“Dengan izin Allah SWT, kita dapat menyelesaikan rangkaian Pesantren Ramadhan ini. Selama beberapa pekan terakhir, ananda semua telah ditempa dengan berbagai ilmu agama. Semua kegiatan ini bernilai ibadah dan jika dilakukan dengan ikhlas tentu akan mendatangkan pahala,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan Pesantren Ramadhan akan dilaporkan kepada Dinas Pendidikan dan diharapkan dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama kegiatan tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Ibarat handphone yang di-charge selama tiga pekan, ketika sudah penuh maka energi itu harus dimanfaatkan. Begitu juga dengan ilmu yang telah didapatkan selama Pesantren Ramadhan, hendaknya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Kepala sekolah juga mengingatkan para siswa untuk memperbanyak ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Selain itu, siswa diminta menyelesaikan tugas-tugas yang telah diberikan selama kegiatan untuk dikumpulkan pada awal masuk sekolah setelah libur.
Ia juga menegaskan bahwa sesuai kesepakatan, siswa yang tidak mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan tanpa alasan akan diberikan sanksi, sementara siswa yang rajin dan aktif akan mendapatkan penghargaan.
“Semoga kita semua dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan pada tahun berikutnya,” tutupnya.
Pada akhir kegiatan, panitia Pesantren Ramadhan menyerahkan hadiah kepada siswa-siswi yang rajin mengikuti kegiatan sekaligus pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan selama Pesantren Ramadhan berlangsung.(Malin)











